Universitas INABA dan Kelurahan Mengger Berkolaborasi dalam Program HANAN KALANI “Harmonisasi Pelayanan Kelurahan Peduli Penyandang Disabilitas”
UNIVERSITAS INABA – Bandung, Universitas INABA bersama Kelurahan Mengger menyelenggarakan program HANAN KALANI (Harmonisasi Pelayanan Kelurahan Peduli Penyandang Disabilitas) pada tanggal 3 Juni 2026 yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Mengger, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang inklusif serta mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas INABA yaitu Bapak Mochammad Mukti Ali sebagai bentuk dukungan dan komitmen INABA dalam mendorong terciptanya akses pelayanan dan pendidikan yang setara bagi penyandang disabilitas.
HANAN KALANI hadir sebagai wadah pelayanan terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas melalui berbagai layanan yang mudah diakses dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta yang hadir, mulai dari penyandang disabilitas, keluarga, hingga masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi yang memberikan edukasi dan informasi terkait pelayanan serta dukungan yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
Selain itu, peserta juga mengikuti skrining kesehatan sebagai langkah awal dalam mengetahui kondisi kesehatan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan secara berkala.
Universitas INABA turut memberikan kontribusi melalui layanan konseling psikologis yang didampingi oleh tenaga profesional dan mahasiswa dari Program Studi Psikologi. Layanan ini menjadi ruang bagi peserta untuk berkonsultasi mengenai berbagai aspek kesehatan mental dan mendapatkan pendampingan psikologis yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tidak hanya itu, HANAN KALANI juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung. Melalui layanan ini, peserta dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi kependudukan secara lebih mudah dan dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung akses pendidikan yang setara, Universitas INABA juga memberikan beasiswa pendidikan bagi penyandang disabilitas. Program beasiswa ini diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Melalui kolaborasi dalam program HANAN KALANI, Universitas INABA dan Kelurahan Mengger berharap dapat terus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif, peduli, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga tanpa terkecuali. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dapat menghadirkan dampak positif yang nyata dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas.
Dengan semangat kebersamaan, HANAN KALANI diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan yang inklusif serta memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Melalui terselenggaranya kegiatan ini, Universitas INABA kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berdampak positif. Universitas INABA berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin menarik dan partisipasi yang lebih luas. (Nazwa Salsabila Nadziifah-Humas)

